Empat ucapan dan perbuatan ketika hujan

Hujan adalah rahmat dari Allah, dengan hujan tanah menjadi tidak tandus dan tumbuhan tumbuh di muka bumi. Oleh karena hujan adalah rahmat dari Allah maka rasul kita Muhammad shallallahu alihi wasallam mengajarkan kita perbuatan dan ucapan yang seyogyanya kita ucapkan atau lakukan ketika hujan tiba. 
(ekosmax.com)

Pertama ucapan ketika turun hujan disunnahkan membaca Allahumma shoyyiban nafian atau mengucapkan rahmat sebgaimana hadits yang diriwayatkan Aisyah rodhiyallahu anha di dalam shohih bukhori dan muslim.
عَنْ عَائِشَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَأَى المَطَرَ، قَالَ: «اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا» 
Sebagaimana hadits diatas yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu anha bahwa rasulullah shallalahu alaihi wasallam ketika melihat hujan turun beliau berkata : Allahumma shoyyiban nafian (ya Allah hujan yang bermanfaat) (H.R. Bukhori) 
Di dalam hadits lain yag diriwayat juga dari Aisyah radhiyallahu anha
عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، أَنَّهُ سَمِعَ عَائِشَةَ، زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، تَقُولُ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ الرِّيحِ وَالْغَيْمِ، عُرِفَ ذَلِكَ فِي وَجْهِهِ، وَأَقْبَلَ وَأَدْبَرَ، فَإِذَا مَطَرَتْ سُرَّ بِهِ، وَذَهَبَ عَنْهُ ذَلِكَ، قَالَتْ عَائِشَةُ: فَسَأَلْتُهُ، فَقَالَ: «إِنِّي خَشِيتُ أَنْ يَكُونَ عَذَابًا سُلِّطَ عَلَى أُمَّتِي»، وَيَقُولُ، إِذَا رَأَى الْمَطَرَ: «رَحْمَةٌ»
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ketika cuaca berangin dan mendung beliau berjalan maju mundur dan apabila hujan gembiralah wajahnya dan berkata: saya takun diturunkan adzab kepada umatku dan membaca ketika hujan Rahmat. 

Kedua membuka sebagian anggota tubuh kita untuk dibasahi dan dengan air hujan untuk meminta barokah
قَالَ أَنَسٌ: أَصَابَنَا وَنَحْنُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَطَرٌ، قَالَ: فَحَسَرَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَوْبَهُ، حَتَّى أَصَابَهُ مِنَ الْمَطَرِ، فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللهِ لِمَ صَنَعْتَ هَذَا؟ قَالَ: «لِأَنَّهُ حَدِيثُ عَهْدٍ بِرَبِّهِ تَعَالَى»
Hujan turun ketika Anas bersama rasulullah shollallahu alaihi wasallam kemudian rasulullah menyingkap bajunya agar terkena air hujan dan anas pun bertanya: mengapa engkau lakukan itu ya rasulullah? Rasul menjawab: karena hujan baru diciptakan Allah. Imam Nawawi berkata karena hujan baru diciptakan Allah maka rasulullah menyingkap sebagian bajunya agar terkena hujan untuk mengambil barokah dari hujan. 

Ketiga berdoalah ketika turun hujan sebagaimana hadit dibawah ini :
 حديث سهل بن سعد مرفوعاً : أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ( ثنتان ما تردان : الدعاء عند النداء ، وتحت المطر ) . رواه الحاكم في "المستدرك" (2534) والطبراني في "المعجم الكبير" (5756) وصححه الألباني في "صحيح الجامع" 3078 

Hadits yang diriwayatkan oleh Sahal ibn Saad bahwa rasulullah shlallallahu alaihi wasallam bersabda dua waktu yang tidak akan ditolak doanya yaitu ketika adzan dan dibawah hujan.

Keempat mengucapka kalimat kita diberi hujan dari keutamaan Allah dan rahmatNya. Banyak manusia yang berkeyakinan bahwa hujan hanyalah berasal dari air laut yang menguap kemudian menjadi kumpulan awan lalu menurunkan hujan tanpa meyakini bahwa yang menggerakkan itu semua adalah perintah Allah tuhan alam semesta.
 عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ، قَالَ: صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الصُّبْحِ بِالْحُدَيْبِيَةِ فِي إِثْرِ السَّمَاءِ كَانَتْ مِنَ اللَّيْلِ، فَلَمَّا انْصَرَفَ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ: «هَلْ تَدْرُونَ مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ؟» قَالُوا: اللهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ، قَالَ: " قَالَ: أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِي مُؤْمِنٌ بِي وَكَافِرٌ، فَأَمَّا مَنْ قَالَ: مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِي كَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ، وَأَمَّا مَنْ قَالَ: مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا فَذَلِكَ كَافِرٌ بِي مُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ " 
Dari Zaid ibn Kholid berkata: rasulullah shallallahu alaihi wasallam sholat shubuh bersama kami di Hudaibiyah, ketika selesai beliau berkata: apakah kalian mengetahui apa yang dikatakan tuhan kalian? Mereka menjawab: Allah dan rasulNya lebih mengetahu, Rasul bersabda: Allah berfirman : hambaku terbagai menjadi mukmin dan kafir, barang siapa berkata: kita diberikan hujan dari keutamaan Allah dan rahmatNya maka dia beriman kepadaku dan kafir terhadap bintang, dan barangsiapa berkata kita diberi hujan karena binta ini atau itu maka dia kafir terhadapku dan beriman kepada bintang. (H.R. Muslim)
Related Posts