Masihkah anda berharap menjadi orang kaya setelah?

Ketika ada orang kaya yang bergelimang harta, segala yang diinginkan dia punya, rumah mewah, mobil mewah dll. Maka orang yang melihatnya terbagi menjadi dua golongan. Pertama, orang yang ingin memiliki seperti yang dia miliki. APAKAH ANDA TERMASUK GOLONGAN INI? Golongan kedua akan mengatakan pahala dari Allah lebih baik dari harta yang dimiliki orang kaya tersebut.

(yofianto.blogspot.com)

Qorun adalah salah satu kaumnya nabi Musa ahli tafsir ada yang mengatakan bahwa dia adalah sepupunya nabi Musa yang bernama Munawwir (bercahaya) karena lembut suaranya ketika membaca taurat. Allah memberikan kepadanya kenikmatan harta yang melimpah ruah, setiap hartanya disimpan dan memiliki kunci tersendiri dimana setiap kunci disimpan dalam peti masing-masing, ukuran kuncinya dikisahkan seukuran dengan jari manusia dan karena banyaknya kunci tersebut membuat orang yang kuat saja tidak mampu untuk mengangkatnya. Apabila melakukan perjalanan kuncinya diangkut dengan enam puluh ekor onta. bersenang-senanglah qorun dengan harta yang dimilikinya tidak bersyukur kepada Allah melainkan menyombongkannya kepada masyarakatnya sehingga terjadi kerusakan di muka bumi ini.

Ketika Qorun sudah terbuai dengan hartanya datanglahh berapa orang dari kaumnya memberinya nasehat, janganlah bersenang-senang dan jangan terlalu gembira karena Allah tidak menyukai orang yang bersenang-senang (tidak menyukai orang yang tidak bersyukur) ingatlah bahwa hartamu berasal dari Allah maka pergunakanlah harta melimpah yang telah Allah berikan kepadamu untuk ketaatan kepada Allah dan mendekatkan diri kepadaNya dengan berbagai macam ibadah untuk mendapatkan pahala dari Allah.

Qorun pun dengan sombongnya menjawab nasihat kaumnya tersebut dengan berkata: saya tidak membutuhkan omongan kalian. Allah memberikan harta kekayaan ini karena Allah mencintai saya dan mengetahui bahwa saya berhak mendapatkan harta tersebut. Apakah dimasa sekarang ada yang berkata seperti ucapannya Qorun? Andalah yang mengetahuinya.
Allah pun langsung menjawab dengan firmannya: tidakkah dia mengetahui bahwa Allah telah menghancurkan kaum yang lebih kuat dan lebih kaya dari qorun pada zaman sebelumnya?.
Suatu ketika Qorun keluar ke khalayak ramai dengan pakaian kebesarannya, perhiasan yang mewah kendaraan yang mewah serta pembantu-pembantunya diajak keluar semua, ada yang menyebutkan bahwa panjang baju kebesarannya dari kakinya lebih dari satu meter untuk menunjukkan betapa banyaknya hartanya.

Orang yang melihat Qorun ketika itu terbagi menjadi dua golongan, golongan pertama melihat dengan pandangan dunia. Merekapun berkata seandainya saya diberi seperti yang Allah berikan kepada Qorun dialah manusia yang paling beruntung di dunia ini. Sedangkan golongan kedua yaitu golongan orang yang berilmu ketika mendengar perkataan golongan pertama mereka pun berkata: ada apa dengan kalian? Pahala dari Allah untuk orang-orang mukmin di akhirat kelak lebih baik dari apa yang kalian lihat.

Allah mengadzab Qorun dengan menyuruh bumi untuk menelannya beserta dengan harta dan rumahnya dan tidak ada seorangpun yang menolongnya. Maka, golongan yang mencintai dunia yang menginginkan diberi harta seperti Qorun berkata : Allah memberikan kepada hambanya yang Dia kehendaki, seandainya kemarin kita diberi Allah harta sepeti yang Allah berikan kepada Qorun maka kita juga akan ditelan bumi.

Itulah Qorun dengan hartanya dan orang yang mencintai dunia ketika melihat orang kaya. Sebagai pelajaran bagi kita agar tidak mencontoh Qorun dan juga tidak berangan-angan seperti kelompok yang mencintai dunia daripada akhirat.
Related Posts